Postingan

Kunang-kunang

Kunang-kunang. Kira-kira apa yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata tersebut? Serangga? Cahaya? Kilau? Atau bahkan Punah? Mungkin banyak dari kita tahu, Kunang-kunang adalah salah satu makhluk ciptaan sang Semesta yang ajaib. Untuk orang awam seperti kita yang masih awam dalam hal ini mungkin akan bertanya-tanya. Bagaimana mungkin ada makhluk yang bisa menciptakan cahaya dari dalam dirinya sendiri? Tanpa listrik, tanpa baterai, bahkan tanpa bahan bakar apapun. How come? Disclaimer dulu. Aku salah satu manusia yang kagum dengan hewan tersebut. Aku kagum dengan cara Tuhan menitipkan keajaiban yang tak dipunya oleh makhluk lainnya di Bumi ini kepadanya. Aku kagum, teramat kagum dengan cara Tuhan menunjukkan kebesarannya dengan cara yang sederhana. Kali pertama aku melihat kunang-kunang adalah ketika aku masih menjadi anak kecil. Waktu itu umurku sekitar 10 atau 11 tahun. Aku pun kurang ingat persisnya. Di Tegal, Jawa Tengah. Saat aku pulang ke rumah Mbahku yang kini sudah tiada t...

Dendrophile

 Di sini ada yang sama kayak aku juga gak? Suka banget sama yang namanya hutan, daun, tanah, rumput, hehijauan dan segala bentuk sejuk lainnya? Kalau ada, kita sama hehe. Dari kecil aku suka banget sama alam. Karena neneku berasal dari daerah dataran tinggi di bawah kaki gunung Slamet. Setiap tahun menjelang lebaran aku selalu diajaknya ke sana. Mungkin itu salah satu alasan yang mendasari kenapa aku suka banget sama alam, sama hutan, dan gunung. Bagiku, selain memberi kehidupan, pohon juga memberi kita tempat perlindungan dari panasnya sang surya. Saking sukanya aku sama hal di atas. Aku sampe suka mikir kalo suatu saat nanti bisa tinggal di sana. Di bawah kaki gunung yang sejuk, dikelilingi pohon cemara yang tinggi, diselimuti kabut setiap harinya. Setiap hari aku gak perlu merasakan kepanasan lagi. Hanya ada aku dan ketenangan di sana. Aku bisa ajak teman-temanku untuk berpiknik bersama di sana, di atas rumput. I'm manifesting :) Itu lah kadang kenapa aku suka ngajak atau n...

Capek Banget!!

Hari ini hari ketiga Ibuku sakit. Hari ini juga hari ketiga aku mengambil alih semua tugasnya. Aku sudah biasa melakukannya, sudah biasa juga dengan lelahnya. Dulu aku pikir jadi anak pertama itu mengasyikan, selalu mendapatkan apa yang di mau tanpa ada saingan siapa-siapa. Tapi itu dulu. Anggapanku pudar seiring berjalannya waktu dan usia. Aku bukan anak kecil seperti dulu lagi. Aku sudah besar. Aku buang jauh-jauh anggapan itu kini. Semua berbeda, semua berubah. Aku kira akan sama saja. Ternyata salah. Aku kini harus bisa jadi tangguh, aku harus bisa seperti Ibu yang bisa segalanya. Aku harus bisa masak sendiri, mencuci pakaian sendiri, merapihkan kamar sendiri dan segala hal lainnya. Ternyata semelelahkan ini menjadi Ibuku, walau aku tahu ini hanya sebagian kecil dari job desc- nya. Tapi lelahnya sudah seluar biasa ini. Aku capek, aku lelah. Bukan hanya tentang fisik tentunya. Hati dan pikiran pun turut serta menjadi korbannya. Andai aku punya kakak. Dengan amat cepat akan aku bagik...

Ukhti atau Ukhti?

Kalian punya gak sih temen yang kesehariannya dapet gelar atau sebutan ukhti-ukhti gitu? Terlepas dari caranya berpakaian, bertutur kata maupun sebagainya ya... Kebetulan gua juga punya temen yang dapet gelar itu, gua gak ngerti kenapa setiap wanita yang berpakaian syar'i disebut dengan istilah 'Ukhti' Ada yang tahu? Beberapa pekan lalu gua iseng-iseng nanya temen gua ini lewat WhatsApp tentang kenapa gua gak pernah liat status WhatsAppnya lagi belakangan ini. Dengan biasa gua tanya. "Eh gua diprivasi ya dari status lu?" Dijawab lah sama dia. "Ini siapa ya, saya gak ngesave nomer ini?" Gua bales lagi deh. "Ini Nedi" "Berarti dihapus ya?" Tebak gua. Dijawab lagi sama dia. "Emang dihapus Ned" "Oh, ok" kata gua. "Jangan ada cowok Ned" Pas dibales kayak gitu, gua seketika mikir. Huh?? Seriously? Apa hubungannya? Kenapa? *** Gak lama kemudian dia bales lagi. "Syukron,minta doa nya s...

My Holiday Story #1

Hello... readers, kali ini saya ingin menceritakan Perjalanan saya saat Holiday (liburan) semester kemarin nih. Kepo..?? sama hahaha.. Tanpa banyak cincong lagi, saya mulai saja ceritanya. Liburan tahun ini saya seperti biasa pulang ke tempat dimana saya dibesarkan. Ya, saya berlibur di Bekasi. Sudah menjadi rutinitas saya ketika datang hari liburan atau yang sering disebut Holiday, saya berkunjung ke Bekasi. Di Bekasi lebih tepatnya Bekasi Barat, terdapat kakek dan nenek saya. Kebetulan mereka tinggal disana. Saya ke Bekasi bukan hanya sekedar liburan, tapi saya ke sana juga untuk melepas rasa kangen saya pada kakek, dan nenek saya. 1.Perjalanan Saya berangkat dari rumah pada H+2 liburan (hari kedua liburan). Dari rumah, saya berangkat pada pagi hari, lebih tepatnya pada pukul 08.30 WIB. Saya berangkat menuju Bekasi dengan menggunakan bus luragung. Perjalanan menuju Bekasi kurang lebih saya tempuh pada waktu itu selama 6 jam. Dalam perjalanan tidak jarang mobil yang...